Abses Ginjal, Infeksi Bakteri yang Jarang Terjadi

Pernah mendengar istilah abses ginjal? Yaitu kondisi medis di mana berkumpulnya nanah di sekitar ginjal yang sudah mengkristal seperti baru kerikil. Abses ginjal sebenarnya penyakit langka yang disebabkan oleh trauma infeksi yang terkait oleh batu ginjal.

Abses ginjal ini seringnya tidak terdeteksi karena gejalanya tidak spesifik dan diagnosisnya menjadi sulit. Sehingga menyebabkan pengobatan sering terlambat yang akan berakibat fatal dan menyebabkan komplikasi serius.

Penyebab Abses Ginjal

Abses ginjal disebabkan karena infeksi bakteri yang menyebar melalui saluran kemih bawah. Akan tetapi, perlu diingat bahwa tidak semua kasus infeksi saluran kemih akan berujung menjadi abses ginjal.

Berikut penyebab utamanya:

  • Bakteremia, yaitu infeksi pneumonia dan peritonitis yang menyebar ke dalam darah yang disebut bakteremia. Lalu pembuluh darah arteri membawa bakteri ke dalam jaringan ginjal dan menyebarkan abses ginjal fokal
  • Infeksi saluran kemih, seperti ureter, kemih, dan uretra bisa menyebar pada ginjal kemudian menyebabkan abses ginjal
  • Batu saluran kemih yang menyebabkan kerusakan pada ureter dan disertai infeksi. Lalu, infeksi akan menyebar ke ginjal dan terjadilah abses ginjal
  • Infeksi mikoplasma yang juga dapat disertai dengan transplantasi ginjal
  • Peradangan ginjal yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi ginjal, lalu berlanjut menjadi abses ginjal
  • Penyalahgunaan obat suntik
  • Masalah kemih neurogenik

Selain itu, ada beberapa faktor pemicu yang meningkatkan risiko terjadi abses ginjal, yaitu:

  • Kehamilan
  • Diabetes militus
  • Penyakit autoimun
  • Penyakit anemia sel sabit
  • Pasien lansia atau yang berusia 65 tahun ke atas

Gejala Penyakit Abses Ginjal

Ada beberapa  gejala atau tanda-tanda seseorang mengidap abses ginjal, yaitu:

  • Demam menggigil
  • Mengalami sakit perut
  • Hipotensi
  • Kulit pucat
  • Tachycardia
  • Terasa nyeri ketika buang air kecil
  • Berkeringat yang berlebihan
  • Gemetar dan menggigil tidak terkendali
  • Urine berdarah

Ada juga gejala non spesifik berupa:

  • Terasa tidak nyaman
  • Berat badan turun

Pengobatan Penyakit Abses Ginjal

Pengobatan akan diberikan berdasarkan pada kondisi dan ukuran abses ginjal yang dialami.

Jika ukuran abses masih di bawah 3 cm, obat yang diberikan biasanya berupa suntikan obat antibiotik. Sedangkan jika penderita sudah mengalami gangguan aliran darah dan abses sudah lebih 3 cm, maka akan dilakukan prosedur medis seperti drainase perkutan atau operasi.

Jika Anda mengalami rasa sakit saat di rumah, berikut tips yang dapat dilakukan sendiri:

  • Hangatkan perut atau area yang terasa sakit dengan meletakkan heating pad di perut, punggung atau bagian samping agar mengurangi rasa sakit
  • Tetap terhidrasi dengan minum banyak cairan agar membantu mengeluarkan bakteri dari saluran kemih. Hindari juga konsumsi alkohol dan kafein hingga kondisi benar-benar pulih
  • Gunakan penawar rasa sakit untuk kondisi yang membuat Anda merasa tidak nyaman. Jika terasa demam, gunakan obat non-aspirin yang mengandung acetaminophen sesuai petunjuk dokter atau gunakan obat resep dokter.

Cara Mencegah Terjadinya Abses Ginjal

Hal penting untuk menghindari penyakit ini adalah dengan menghindari faktor risikonya. Risiko juga bisa diturunkan dengan mencegah terjadinya infeksi slauran kemih dengan cara:

  • Selalu buang air kecil setelah selesai berhubungan seksual
  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh terutama minum air putih setidaknya 2 liter sehari
  • Jangan suka menahan buang air kecil
  • Jagalah kebersihan organ vital dan area sekitarnya.
  • Hindari penggunaan produk pembersih kewanitaan yang dapat menyebabkan iritasi.

Sebaiknya, jika Anda merasakan gejala-gejala  abses ginjal di atas, segeralah periksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *