Agar Kandungan Susu Tidak Rusak, Lakukan 3 Cara Ini!

Hampir seluruh kalangan masyarakat menyukai minuman sumber kalsium ini, kecuali bagi orang-orang yang mengalami laktos intoleran. Susu merupakan cairan yang disekresikan oleh kelenjar mamae pada hewan mamalia yang mengandung zat gizi tinggi. Kandungan susu terdiri atas air dan zat gizi penting, berupa lemak, protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Oleh sebab itu, susu dikenal dengan minuman yang mengandung hampir semua zat gizi yang dibutuhkan oleh manusia.

Susu adalah minuman yang mudah sekali rusak. Apabila cara penyimpanannya tidak tepat, maka bakteri-bakteri di dalam susu akan cepat berkembang, sehingga kualitas susu jadi menurun. Akibatnya, bukan sehat yang didapat, justru sakit yang diperoleh. Mikroba yang tumbuh tersebut akan merusak kandungan susu, terutama protein yang akan menghasilkan bau busuk dan susu jadi basi.

Lakukan 4 cara ini agar kandungan susu tidak rusak.

Mungkin Anda masih bingung bagaimana cara menyimpan susu yang baik dan benar agar kandungan susu tidak rusak. Berikut 3 cara menyimpan susu agar kualitas zat gizinya tetap terjaga.

  • Simpan di kulkas.

Hampir semua bahan makanan segar disimpan di kulkas untuk memperpanjang masa simpannya, termasuk susu. Idealnya, suhu penyimpanan susu adalah 0 – 4 derajat Celcius. Suhu rendah dapat menunda seluruh aktivitas yang terjadi di dalam susu, termasuk reaksi biokimia dan pertumbuhan mikroba akan terhambat. Jadi, jika Anda membeli produk susu dan tidak langsung menghabiskannya, maka segeralah simpan di kulkas, agar kandungan susu tidak rusak dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang tidak diinginkan.

  • Konsumsi secepatnya begitu Anda membeli susu.

Hal ini penting dilakukan terutama jika Anda sedang dalam perjalanan yang tidak memungkinkan adanya kulkas. Pasalnya, produk susu yang kemasannya telah dibuka hanya bisa bertahan sekitar 6-12 jam saja di suhu ruang. Setelah itu, susu akan basi jika tidak segera disimpan ke dalam kulkas, karena mikroba di dalam susu berkembang dengan cepat. Jadi, sebaiknya lekas habiskan susu, agar kandungan susu tidak rusak dan zat gizi yang diperoleh bisa maksimal.

  • Masak susu terlebih dahulu jika Anda membeli susu segar.

Untuk Anda yang gemar mengonsumsi susu sapi segar, dianjurkan untuk memasak susu terlebih dahulu sebelum dikonsumsi, kemudian dinginkan hingga mencapai suhu ruang. Hal ini dilakukan untuk mematikan mikroorganisme dan merusak aktivitas enzim di dalam susu, sehingga masa simpan susu menjadi lebih lama di suhu ruang. Jika tidak segera diminum, maka Anda dapat menyimpannya di lemari pendingin atau kulkas.

  • Simpan di wadah yang tertutup rapat.

Saat menyimpan susu, pastikan wadah susu sudah tertutup dengan rapat, sehingga mencegah kontaminasi bakteri dari luar. Menurut penelitian Afrila dan Windari (2010), perbedaan jenis kemasan penyimpanan susu, baik itu kantong plastik, botol plastik, dan botol gelas tidak memengaruhi kecepatan pertumbuhan bakteri yang ada di susu, yang penting adalah wadah tertutup rapat.

Jangan lakukan ini jika Anda tidak ingin kandungan susu rusak.

Banyak yang tidak menyadari jika hal ini dilakukan justru akan merusak kandungan susu, yaitu terlalu lama menyimpan susu di kulkas. Memang, susu akan memiliki masa simpan lebih lama, namun hanya sekitar 3-4 hari saja. Apalagi sebelum disimpan di kulkas, kemasan susu sudah dibuka, bisa lebih cepat lagi. Hal ini karena terdapat mikroba-mikroba yang dapat bertahan terhadap suhu dan dapat merusak kandungan susu, yaitu pseudomonas, staphylacoccus, dan liseria.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *