Cara Memompa ASI Yang Benar Agar Pasokan Banyak

Pelajari cara memompa ASI di kantor, sebelum Anda mengakhiri cuti melahirkan.

Kehadiran pompa ASI dewasa ini memberikan kemudahan bagi para ibu. Sekarang, ibu dapat meninggalkan anak di rumah saat bekerja tanpa perlu khawatir dalam memberikan ASI untuknya secara teratur. Memompa ASI dengan benar bukanlah hal yang mudah bagi sebagian ibu. Apabila Anda ingin memompa ASI dengan benar, Anda harus memastikan bahwa pasokan ASI tersebut cukup agar Anda yakin bayi mendapatkan ASI yang cukup. Selain itu, dengan cara memompa ASI yang benar, Anda dapat meningkatkan pasokan ASI saat menyusui buah hati. Artikel ini akan membahas tentang bagaimana cara memompa ASI agar pasokan Air Susu Ibu menjadi lebih banyak. 

Cara memompa ASI terbaik yang pertama yang harus Anda lakukan agar pasokan ASI melimpah adalah dengan rutin dan terus memompa ASI. Memompa dengan teknik “cluster”, dalam arti memompa payudara setiap 5 menit sekali untuk memberikan payudara stimulasi secara terus menerus. Saat payudara Anda penuh, tubuh akan memberikan sinyal agar tubuh berhenti memproduksi ASI. Payudara yang kosong akan memicu produksi ASI, sehingga semakin sering Anda mengosongkan payudara, semakin banyak ASI yang bisa Anda buat. Cara memompa ASI dengan teknik cluster ini mungkin tidak cocok apabila Anda adalah seorang wanita karir. Namun, Anda bisa melakukannya pada malam hari atau saat libur di akhir pekan. Cobalah beberapa sesi memompa teknik cluster dan lihat apakah ada peningkatan yang terlihat terhadap pasokan ASI Anda. Dan yang penting untuk selalu diingat, tetap terhidrasi saat Anda menyusui buah hati atau memompa ASI. 

Cara memompa ASI lain untuk meningkatkan pasokan ASI adalah dengan menambahkan sesi ekstra setiap harinya, terutama saat Anda sedang berada di kantor. Misalnya, apabila setiap harinya Anda hanya memompa ASI sebanyak 2 kali setiap hari, cobalah untuk memompa hingga 3 kali setiap harinya. Apabila Anda ingin meningkatkan volume ASI namun terus bersama bayi (misalnya Anda seorang Ibu rumah tangga), gunakan pompa ASI sebagai tambahan sesi memompa sebagai tambahan dari menyusui. Pasokan ASI diregulasi oleh hormon dan circadian rhythm Anda, sehingga, kebanyakan Ibu menyusui akan memiliki volume ASI di pagi hari. Anda dapat memompa ASI di pagi hari sebelum bayi bangun, dan pompa kembali setelah bayi selesai menyusu. Apabila Anda tidak bisa memompa ASI di pagi hari, Anda bisa melakukannya di malam hari saat bayi tidur. Setelah beberapa lama, tubuh akan meregulasi pasokan ASI dengan lebih banyak. Agar hasil yang bisa Anda dapatkan maksimal, memompalah di waktu yang sama setiap harinya. 

Cara memompa ASI yang lain adalah dengan memompa setelah Anda menyusui buah hati. Terkadang, payudara akan masih terasa penuh setelah bayi kenyang menyusu. Anda bisa memompa ASI pada saat tersebut atau menekan payudara agar memastikan payudara benar-benar kosong. Payudara yang kosong akan memberikan sinyal pada tubuh untuk mulai memproduksi susu. Setelah beberapa lama, memompa ASI setelah anak menyusu dapat membuat peningkatan volume ASI yang diproduksi setiap harinya. 

Cara memompa ASI tersebut di atas tentunya tidak akan efektif apabila Anda tidak mendapatkan diet yang sehat. Pastikan Anda selalu mendapatkan kalori yang cukup setiap harinya dan terhidrasi dengan terus minum air putih. Mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan terhidrasi dapat membantu Anda menjaga pasokan susu yang sehat. Ibu menyusui membutuhkan sekitar 3 liter air putih setiap harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *