Fenomena NoFap, Apakah Benar-Benar Efektif?

NoFap merupakan sebuah gerakan untuk mendukung gaya hidup tanpa masturbasi dan terbebas dari pornografi. Gerakan ini pertama kali didirikan pada tahun 2011 dan diluncurkan dalam bentuk situs web, alat, dan layanan.

nofap

Gerakan ini tentunya sangat membantu bagi seseorang yang mengalami kecanduan pornografi. Pasalnya, kecanduan pornografi membawa dampak buruk baik bagi kesehatan fisik, mental, maupun dalam lingkungan sosial.

Gerakan ini semakin hype karena banyaknya anggota komunitas yang sudah berhasil membuktikan manfaat layanan NoFap. 

Klaim manfaat NoFap

Melalui situs websitenya, para anggota yang tergabung dalam NoFap membagikan pengalamannya selama mengikuti gerakan ini. Mereka mengatakan merasakan dampak yang lebih positif baik secara mental maupun kesehatan fisik.

Adapun manfaat yang dirasakan yaitu:

  • Menjadi lebih bahagia dan percaya diri
  • Meningkatnya motivasi dan penerimaan diri
  • Menurunnya tingkat stres dan kecemasan
  • Meningkatnya apresiasi terhadap lawan jenis
  • Merasa lebih dekat kepada Tuhan
  • Tidur menjadi lebih nyenyak
  • Merasa lebih berenergi dan meningkatnya stamina tubuh
  • Mengatasi disfungsi ereksi
  • Meningkatkan kualitas sperma bagi laki-laki

Bagaimana cara kerja NoFap?

Layanan NoFap akan memberikan panduan untuk terlepas dari masturbasi dan kecanduan pornografi. Layanan ini berupa video, artikel, maupun forum komunitas untuk saling berbagi cerita.

NoFap akan memberi tantangan yang disebut dengan reboot, yakni tantangan 90 hari tanpa melakukan masturbasi, orgasme, dan menonton pornografi. 

Bila partisipan gagal melakukan tantangan di tengah-tengah, mereka diharuskan untuk mengulanginya dari awal.

Apakah NoFap benar-benar efektif mengatasi kecanduan pornografi?

Efektivitas NoFap menuai pro dan kontra. Melalui forum situs NoFap, ada beragam komentar mengenai efektivitas layanan ini. Banyak dari mereka merasa telah pulih dari masturbasi dan kecanduan pornografi, dan berhasil bertahan dalam waktu yang lama.

Namun, beberapa orang juga menceritakan pengalaman mereka yang gagal mempertahankan kekambuhan. Jika diperhatikan, tak jarang beberapa orang yang bergabung selalu menandai ‘hari pertama’ di seluruh postingannya. Ini menandakan mereka tak mampu menahan kecanduannya walau satu haripun.

Salah satu partisipan bahkan mengatakan bahwa dirinya kambuh setelah berhasil bertahan selama 8 bulan lamanya. Namun sebelumnya ia memang melihat perubahan positif pada dirinya secara keseluruhan.

Namun menurut sebuah penelitian, klaim Nofap dalam mengatasi disfungsi ereksi tidak terbukti. Disfungsi ereksi disebabkan oleh berbagai faktor, seperti penggunaan obat-obatan, stres, kecemasan, dan merokok.

Menonton pornografi berlebih memang berkaitan terhadap libido. Sedangkan masturbasi tidak menyebabkan disfungsi ereksi, melainkan ejakulasi tertunda.  

Terlepas dari apakah NoFap efektif atau tidak dalam mengatasi kecanduan, hal pertama yang memengaruhi keberhasilan seseorang mencapai tujuannya adalah kemauan diri yang kuat. Masing-masing orang memiliki waktu yang berbeda dalam mencapai tujuannya, dan mengatasi kecanduan memang suatu hal yang cukup sulit.  

Risiko mengikuti layanan NoFap

Sejauh ini tidak ditemukan risiko dan efek samping dari NoFap. Namun Anda harus percaya bahwa semua yang digembar-gemborkan NoFap tidak semuanya benar. 

Masturbasi, seks, orgasme dan ejakulasi juga memiliki dampak positif bagi tubuh. Sehingga melewatkan kegiatan tersebut mungkin membuat Anda tidak berkesempatan mendapatkan manfaatnya.

Selain itu, dibandingkan dengan NoFap, ada banyak cara yang lebih efektif untuk mengatasi kecanduan pornografi. Jika Anda mengkhawatirkan perilaku seksual Anda dan merasa sedih, putus asa, dan tidak termotivasi, Anda bisa menemui kesehatan mental.

Pendekatan perawatan yang ditawarkan mencakup terapi grup dan individual, CBT, konseling pasangan, dan banyak lainnya.

Jika Anda mengalami masalah disfungsi seksual seperti ejakulasi dini dan disfungsi ereksi, ada baiknya menemui dokter. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *