Jamu Asam Urat, Benarkah Mampu Menyembuhkan Penyakit Asam Urat?

Semua orang mempunyai kandungan asam urat dalam tubuhnya, akan tetapi ada kondisi tertentu yang menyebabkan peningkatan kadarnya hingga melebihi normal. Gangguan produksi atau pembuangan asam urat menimbulkan peningkatan kadar asam urat.

Beberapa tindakan medis bisa dilakukan untuk mengurangi dan memperbaiki penyakit ini. Namun, beberapa orang memilih mengonsumsi jamu asam urat yang diklaim sebagai solusi alternatif penyembuhan. Apakah benar pilihan tersebut efektif menyembuhkan?

Kondisi penyakit asam urat

Penyakit asam urat merupakan jenis inflamasi sendi ditandai dengan rasa nyeri yang datang secara rutin, bengkak, kemerahan, dan rasa panas terutama pada bagian sendi kaki, tumit, lutut, dan siku. Kondisi ini disebabkan hiperurisemia atau tingginya kadar asam urat di dalam darah. Senyawa asam urat didapatkan dari pemecahan purin yang biasanya bersumber dari makanan seperti jeroan, daging merah, seafood, sayuran berwarna hijau, serta makanan yang mengandung pemanis buatan.

Batas kadar asam urat normal dalam darah untuk laki-laki dewasa yaitu 3.7-9.0 mg/dL, sedangkan perempuan dewasa yaitu 2.7-6.1 mg/dL. Rasa nyeri asam urat biasanya terjadi di malam hari dan memuncak dalam 12-14 jam kemudian serta akan hilang dalam waktu kurang lebih 2 minggu setelahnya.

Klaim jamu asam urat

Beberapa bahan pangan yang diklaim sebagai jamu asam urat mengandung senyawa yang meringankan pembentukan asam urat dan nyeri sendi.

  • Daun sendok bertindak sebagai penghambat xanthine oxidase dalam pembentukan senyawa asam urat
  • Cabe jawa memiliki efek analgesik yang meringankan tanda dan gejala nyeri persendian
  • Daun salam mengandung tanin, flavonoid, alkaloid, dan minyak atsiri yang memiliki efek diuretik atau memperbanyak produksi urin sehingga menurunkan kadar asam urat
  • Kumis kucing memiliki efek hipouremik atau menurunkan kadar asam urat dan efek diuretik
  • Daun sidaguri mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai penghambat xanthine oxidase sehingga memiliki efek anti asam urat
  • Sambiloto mengandung flavonoid sebagai inhibitor xanthine oxidase

Klaim tersebut pastinya didapatkan apabila ramuan jamu dikonsumsi secara rutin dan penyebab asam urat lainnya seperti menghentikan konsumsi makanan pemicu asam urat bisa dihentikan. Beberapa kasus membuktikan, efek jamu asam urat biasanya didapatkan setelah konsumsi selama satu atau dua bulan.

Dari sudut pandang medis

Sebuah studi menyatakan bahwa jamu asam urat yang populer menyebar di kalangan masyarakat beberapa diantaranya masih kurang terbukti secara ilmiah dan dibutuhkan penelitian lebih lanjut. Jamu-jamu tersebut cocok digunakan sebagai solusi tradisional namun masyarakat sebaiknya mempercayai cara tersebut sebagai upaya yang membantu penyembuhan bukan cara pengobatan.

Penelitian yang bersifat sistematis berbasis klinis, jumlah sampel yang lebih besar, serta desain penelitian yang matang diperlukan untuk membuktikan keefektifan khasiat jamu asam urat dalam menyembuhkan maupun meringankan gejalanya.  

Di sisi lain, U.S. Food and Drug Administration tidak pernah meregulasi suplemen yang berisi bahan-bahan herbal sebagai obat penyembuh asam urat berkaitan dengan kandungan di dalamnya maupun keefektifannya. Konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi jamu asam urat karena memungkinan interaksi dengan obat yang sedang diresepkan.

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam proses penyembuhan asam urat diantaranya adalah menerapkan pola hidup sehat seperti menjalani diet asam urat, melakukan aktivitas fisik dan olahraga aktif, mengurangi berat badan apabila overweight atau obesitas, menghindari aktivitas yang membahayakan sendi, serta melengkapi diri dengan edukasi pemeliharan peradangan sendi dan komplikasi penyakit lain yang mungkin akan terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *