Mengatasi Infeksi Jamur Kulit Ringworm pada Si Kecil

Infeksi jamur kulit ringworm dapat menyerang kaki, area kelamin, kulit kepala, dan bagian tubuh lainnya

Ringworm atau dermatofitosis adalah infeksi kulit yang disebabkan jamur. Ringworm juga disebut dengan kurap. 

Infeksi kulit akibat jamur sangat mudah menular. Kebanyakan kasus penularan jamur ringworm adalah kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Tapi, kasus yang umum terjadi adalah penularan dari hewan yang terinfeksi ke orang.

Infeksi jamur kulit ringworm dapat menyerang siapapun. Umumnya, ringworm menyerang anak di atas usia tiga tahun. Pada kasus yang tak biasa, ringworm juga menyerang bayi. 

Infeksi kulit ringworm memiliki beberapa jenis, tergantung pada lokasi yang terinfeksi. Dua lokasi umum kurap pada bayi yaitu area wajah dan kulit kepala. 

Infeksi jamur kulit ringworm pada wajah disebut dengan tinea corporis. Sedangkan infeksi pada kulit kepala disebut dengan tinea captis. Infeksi pada kepala lebih sering menyerang anak-anak usia 2 hingga 10 tahun.

Infeksi jamur kulit ringworm pada kepala bisa menyebabkan rambut rontok. Sedangkan pada wajah, ringworm sering disamakan dengan eksim atau dermatitis atopik karena gejalanya yang mirip. 

Adapun gejala infeksi kulit akibat ringworm antara lain:

  • Timbulnya bercak merah dan bersisik pada kulit
  • Pada kulit kepala, gejalanya sekilas terlihat sama dengan ketombe
  • Terdapat ruam kemerahan berbentuk cincin berdiameter 1 – 3 cm

Bercak akibat ringworm kepala dapat melebar. Kondisi ini disebut dengan kerion atau munculnya lesi di area pertama kali ringworm muncul.

Kerion memiliki gejala ruam dan membengkaknya kelenjar getah bening di leher. Jika anak Anda terkena kerion, maka area kulit lain yang mungkin terdampak yaitu pipi, dagu, area mata, dahi, dan hidung.

Apa penyebab infeksi jamur kulit ringworm

Karena kondisinya yang rentan, bayi berisiko terkena kurap. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan infeksi jamur kulit ringworm yaitu:

  • Iklim yang hangat
  • Berkontak langsung dengan penderita kurap, baik melalui orang maupun hewan peliharaan
  • Malnutrisi atau kekurangan gizi
  • Mengalami masalah kekebalan tubuh imunokompromais (imunosupresan)

Bagaimana mengatasi infeksi jamur kulit ringworm pada bayi?

Perawatan kurap pada bayi tergantung pada tingkat keparahannya. Umumnya dokter akan meresepkan krim oles seperti:

  • Clotrimazole
  • Miconazole
  • Tolnaftat
  • Terbinafin 

Obat diatas digunakan dua hingga tiga kali sehari. Jangan gunakan melebihi dosisi yang telah ditetapkan dokter, terutama Terbinafin untuk usia anak dibawah 12 tahun.

Dokter juga mungkin meresepkan sampo antijamur untuk mengatasi infeksi pada kulit kepala. Jika setelah pengobatan tidak menunjukkan hasil positif atau bertambah parah, dokter akan meresepkan obat antijamur oral (cair).

Perawatan infeksi kulit jamur ringworm yang sudah parah akan memakan waktu empat hingga enam minggu sampai infeksi benar-benar sembuh.  

Bagaimana mencegah kurap pada bayi?

Karena salah satu faktor penularan ringworm adalah hewan peliharaan, maka pastikan bulu hewan peliharaan Anda bersih. 

Perhatikan apakah hewan peliharaan Anda sering menggaruk tubuhnya. Jika pada area gatal terdapat kemerahan, bersisik, dan / atau botak, menandakan bahwa hewan peliharaan Anda terindikasi kurap. Segera bawa ke klinik hewan untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Hindari meminjamkan hal-hal berikut ini pada anak lain:

  • Sisir
  • Topi
  • Jepit rambut
  • Ikat rambut
  • Benda-benda lain yang bisa menjadi media penularan infeksi jamur 

Kesimpulan

Sistem kekebalan tubuh bayi tidak sebaik anak-anak lain bahkan orang dewasa. Pada usia tersebut, si kecil mudah saja terserang berbagai penyakit, salah satunya kurap atau infeksi jamur kulit ringworm.

Kurap pada anak-anak merupakan hal yang biasa, namun tidak untuk bayi. Jika pada bayi Anda timbul bercak merah yang gatal dan bersisik, segera periksakan ke dokter untuk memastikan apakah itu ringworm atau infeksi kulit lainnya. 

Namun Anda tidak perlu khawatir. Kurap pada bayi mudah dihilangkan dengan krim oles atau obat minum antijamur.

Untuk mencegah penularan, jaga kebersihan lingkungan si kecil, termasuk tempat tidur dan mainannya. Hindari untuk bertukar pinjam barang anak Anda dengan orang lain. 

Jika Anda memiliki hewan peliharaan, selalu perhatikan kebersihan dan kesehatan bulu hewan peliharaan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *