Mengenal Encok sebagai Jenis Gangguan Muskuloskeletal Paling Umum

Hampir seluruh masyarakat di kepulauan Nusantara sudah tidak asing dengan istilah encok. Encok merupakan suatu kondisi di mana punggung bagian bawah atau pinggang terasa nyeri. Namun, seberapa banyak orang Indonesia mengetahui kalau encok merupakan salah satu jenis gangguan muskuloskeletal?

Berdasarkan penjelasan medis, gangguan muskuloskeletal adalah kondisi di mana bagian-bagian otot, tulang, dan sendi tidak normal. Tidak normal di sini tentu saja begitu variatif lantaran tingkat keparahannya berbeda-beda.

Gangguan muskuloskeletal secara umum dapat dibagi ke dalam dua golongan; yakni yang terjadi secara tiba-tiba dengan penyembuhannya yang cepat, misalnya keseleo atau patah tulang dan kondisi berkepanjangan dan memiliki dampak signifikan terhadap anggota tubuh manusia, seperti lumpuh atau cacat.

Setiap orang memiliki potensi yang sama di mata gangguan muskuloskeletal dan angka risiko itu terus meningkat seiring pertambahan usia. Oleh karenanya, meski dapat dialami siapa saja, tetapi mayoritas penderita kondisi ini adalah mereka para manusia lanjut usia atau manula.

Berbicara soal encok, kondisi medis ini masuk ke dalam cakupan gangguan maskuloskeletal pada bagian tulang punggung. Kendati encok tidak tebatas pada itu saja. Artinya, kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai kondisi medis lainnya.

  • Encok dan Hubungannya dengan Kondisi Medis Lain

Menyambung apa yang disinggung di atas, kondisi medis lain yang berpotensi besar menyebabkan encok adalah asam urat. Bahkan, tingginya asam urat dalam darah atau hiperurisemia digadang-gadang sebagai faktor utama terjadinya encok.

Pada kondisi normal, tubuh bisa mengeluarkan asam urat melalui urine dan feses. Namun, jika jumlahnya berlebih, asam urat akan mengeras dan membentuk kristal.

Kristal asam urat lantas menumpuk pada sendi dan menyebabkan peradangan serta nyeri hebat. Gejala inilah yang kerap disebut sebagai encok. Bila tidak diobati, penyakit ini bisa menjadi kronis dan menyebabkan kerusakan jaringan sekitar sendi.

  • Gejala dan Tanda-Tanda Encok

Sebagai salah satu jenis gangguan muskoloskeletal, gejala dan tanda-tanda encok tidak jauh berbeda dengan kondisi atau penyakit lain dalam kelompoknya. Gejala dan tanda-tanda tersebut dapat muncul kapan saja. Punggung atau bagian yang terserang encok umumnya akan merasakan sensasi seperti:

  • Nyeri hebat;
  • Kemerahan;
  • Sensasi panas;
  • Pembengkakan; hingga
  • Rasa kaku.

Gejala yang dirasakan itu membuat penderitanya terganggu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Butuh penanganan yang serius serta telaten agar gejala tak lagi kambuh dan mempengaruhi banyak aspek dalam hidup. Apalagi dikatakan bahwa encok belum atau tidak disembuhkan sama sekali.

Artinya, encok akan terus bersarang di dalam tubuh penderitanya. Satu hal yang bisa diupayakan adalah mencegah dan memastikan gejala itu tidak lagi datang menyerang penderita.

Penderita gangguan muskoleskeletal ini perlu mengonsumsi obat untuk meredakan peradangan dan gejala yang menyertainya. Bagi penderita encok kronis, dokter biasanya juga menyarankan terapi dengan obat khusus untuk menurunkan kadar asam urat yang berlebih.

Selain itu, beberapa hal di bawah ini juga dinilai efektif untuk memastikan gejala atau masalah tersebut tidak kembali menyerang penderita:

  • Memperbaiki pola makan, dengan menghindari jeroan, seafood, serta minuman mengandung fruktosa dan alkohol lantaran bahan-bahan itu mengandung banyak purin. Gantilah dengan sayur, buah, telur, dan sumber karbohidrat.
  • Aktif berolahraga, olahraga merangsang anggota gerak seseorang tetap dalam kondisi yang baik. Namun, tetap perhatikan jenis dan frekuensi olahraganya.
  • Menjaga berat badan ideal, sendi akan terbebani oleh berat tubuh. Dengan menjaga berat badan ideal, seseorang bisa mengurangi dampak dari encok yang dideritanya.
  • Melindungi persendian, lindungi sendi Anda dengan melakukan aktivitas fisik dan olahraga yang aman. Gunakan pula pelindung sendi bila perlu.

Itulah beberapa hal yang dapat diketahui mengenai encok sebagai jenis gangguan muskoloskeletal paling umum. Jangan sungkan untuk berkonsultasi atau memeriksakan kondisi Anda apabila mulai merasakan gejala-gejala encok. Pastikan Anda tetap menjaga gaya hidup dan pola makan merupakan upaya terbaik yang dapat dilakukan seseorang agar terhindar dari encok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *