cedera tagged posts

Jatuh dengan Posisi Duduk? Waspadai Risiko Cedera Tulang Ekor Ini

Tulang ekor (coccyx) merupakan tulang kecil yang terletak pada bagian bawah tulang belakang. Saat seseorang jatuh dengan posisi duduk di mana tulang ekor menjadi bagian yang terbentur, akan ada risiko terjadinya cedera tulang ekor. Cedera tulang ekor ini biasanya akan menimbulkan rasa nyeri akibat memar tulang atau peregangan ligamen. Tidak hanya itu, cedera tulang ekor juga dapat menyebabkan memar, dislokasi, serta patah pada tulang ekor. Meskipun relatif membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sembuh, mayoritas cedera tulang ekor dapat disembuhkan dengan perawatan yang tepat dan cepat.

Penyebab Cedera Tulang Ekor
Sebagian besar cedera tulang ekor disebabkan oleh trauma pada daerah tulang ekor. Trauma tulang ekor biasanya terjadi saat:

  • Jatuh dengan benturan pada lantai yang keras pada tulang ekor dalam posisi duduk.
  • Pukulan langsung pada tulang ekor, seperti yang terjadi saat melakukan aktivitas fisik berat dan olahraga yang dapat melukai tulang ekor.
  • Tulang ekor yang terluka atau retak karena proses persalinan.
  • Strain berulang atau gesekan terhadap tulang ekor saat bersepeda atau mendayung.
  • Dampak dari infeksi lokal dan tumor.

Gejala Cedera Tulang Ekor

Jika Anda mengalami trauma di area tulang ekor, waspadai beberapa gejala cedera tulang ekor yang mungkin terasa, seperti:

  • Nyeri yang parah pada area tulang belakang.
  • Apabila terjadi cedera traumatis, akan muncul memar.
  • Rasa sakit menjadi lebih parah saat duduk dalam waktu yang lama dengan tekanan langsung ke daerah tulang ekor.
  • Timbul rasa sakit saat ada pergerakan usus dan kesulitan saat mengejan.
  • Pada wanita, akan terasa sakit saat berhubungan seksual.

Pengobatan Cedera Tulang Ekor
Jika Anda mengalami tanda dan gejala cedera tulang ekor atau rasa ridak nyaman yang tidak dapat dijelaskan di daerah tulang ekor, segera lakukan pemeriksaan pada dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan apakah Anda mengalami cedera traumatis atau masalah lain yang lebih serius. Biasanya, dokter akan mengambil informasi mengenai riwayat medis dan pemeriksaan fisik, dan jika diperlukan akan dilakukan foto sinar-X.

Apabila tidak ditemukan hal yang serius, biasanya dokter akan mengizinkan Anda untuk pulang dan melakukan perawatan di rumah. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda pahami untuk melakukan perawatan rumah terhadap cedera tulang ekor, di antaranya:

  1. Hindari duduk dalam jangka waktu yang lama. Saat duduk, hindari duduk di permukaan yang keras dan upayakan untuk menumpu pada salah satu sisi bokong secara bergantian.
  2. Untuk cedera traumatis, kompreskan es ke daerah tulang belakang selama 15-20 menit, empat kali sehari, dalam beberapa hari pertama setelah cedera. Hal ini penting untuk mengurangi bengkak dan meredakan rasa sakit.
  3. Konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid seperti aspirin atau ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kemampuan Anda untuk bergerak.
  4. Konsumsi makanan tinggi serat untuk melembutkan kotoran dan menghindari sembelit.


Selain perawatan di rumah, dokter juga memberikan bantuan lebih lanjut dengan intervensi medis termasuk tindakan operasi bedah jika ada kondisi yang serius. Berikut ini adalah beberapa tindakan medis yang biasanya diberikan dokter:

  1. Obat nyeri untuk meredakan rasa sakit.
  2. Obat untuk melunakkan kotoran untuk mencegah konstipasi.
  3. Suntikan anastesi lokal pada tulang ekor untuk nyeri yang berkelanjutan.
  4. Tindakan operasi.

Pencegahan Cedera Tulang Ekor Meskipun tidak berisiko tinggi, ada baiknya untuk selalu menghindari terjadinya cedera, khususnya pada tulang ekor. Meskipun kecelakaan sangat sulit untuk diprediksi, Anda dapat berupaya mencegah cedera tulang ekor dengan lebih berhati-hati dan menggunakan pelindung saat melakukan olahraga fisik yang berpotensi mencederai tulang ekor.

Read More